Bocor! Saham Konglomerat Kena Borong Asing

LiniEkonomi.com - Pada peringatan ulang tahun ke-46 Pasar Modal Indonesia, Pasar obligasi Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan

Papan perdagangan saham [Kariadil Harefa]

Liniekonomi.com - Belum lama ini, dua saham konglomerat kena borong asing. Hal itu terungkap dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menguat dan memutus mata tren.

IHSG belum lama ini kokoh pada 0,33 persen ke posisi 6.905,64, Rabu (26/6/2024) menurut laporan CNBC.

Sebelum mengetahui saham konglomerat kena borong asing, ternyata berdasar laporan yang masuk. Bahwa nilai transaksi pada sesi perdagangan kemarin berada pada kisaran Rp 9,42 triliun.

Nilai indeks transaksi tersebut melibatkan 13,34 miliar unit saham dengan nilai dagang sebanyak 772.065 kali.

Kemudian terdapat 249 saham cenderung stabil, lalu terdapat 246 saham terdepresiasi dan 294 saham teraperasiasi.

Pada perdagangan Rabu kemarin, jelas terdeteksi kalau saham AMMN afiliasi grup Salim jadi bulan-bulanan investor asing.

Yang mana saham PT Amman Mineral Internasional Tbk tersebut beberapa waktu lalu melaporkan transaksi jual beli berada pada peringkat atas net buy asing.

Lalu pada transaksi jual beli, tampak investor asing membukukan penjualan bersih mereka senilai Rp 313,96 miliar pada seluruh pasar.

Detailnya ialah pada transaksi reguler dengan nilai Rp 260,77 miliar, adapun transaksi tunai alias pasar negosiasi mencapai Rp 53,19 miliar.

Baca Juga: Berikut Ini Rekomendasi Saham di Tengah Badai Volatilitas IHSG

Kendati demikian, sobat perlu melihat beberapa saham yang saat ini net buy asing. Beberapa dari mereka dalam daftar saham incaran asing antara lain:

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp38,4 miliar
  2. PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp35,4 miliar
  3. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) - Rp33,1 miliar
  4. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp17,3 miliar
  5. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) - Rp14,7 miliar
  6. PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) - Rp13,9 miliar
  7. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) - Rp9,8 miliar
  8. PT Clipan Finance Indonesia Tbk. (CFIN) - Rp7,5 miliar
  9. PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) - Rp7,3 miliar
  10. PT Indosat Tbk. (ISAT) - Rp7,2 miliar

Itulah tadi sederet emiten yang masuk dalam kacamata para investor asing (net buy). Termasuk jual beli saham terbesar pada penutupan perdagangan Rabu 27 Juni, 2024.

Asing Borong 10 Saham Ini

Liniekonomi.com - Belum lama ini, dua saham konglomerat  kena borong asing. Hal itu terungkap dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menguat dan memutus mata tren.
Karyawan melintas di depan layar yang menampikan logo Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (5/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Pada perdagangan Selasa 25 Juni, 2024. Terlihat IHSG menutup dengan tips 0,09 persen ke posisi 6.882,70.

Dengan detail nilai transaksi Rp 27,18 triliun, adapun volume perdagangan sebanyak 23,47 miliar saham, atas akumulasi 234 saham stagnan. Lalu, terdapat 308 saham turun sedangkan saham yang naik sebanyak 241.

Baca Juga: 10 Saham Bikin Tajir Mantul Benar, BBRI Top Gainers

Kendati demikian terdapat 10 saham jadi borongan asing.

  1. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp56,5 miliar
  2. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) - Rp40,6 miliar
  3. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp40,4 miliar
  4. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp16,1 miliar
  5. PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) - Rp14,1 miliar
  6. PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) - Rp11,7 miliar
  7. PT MD Pictures Tbk. (FILM) - Rp11,6 miliar
  8. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) - Rp9,0 miliar
  9. PT Elnusa Tbk. (ELSA) - Rp6,9 miliar
  10. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) - Rp5,4 miliar

Baca Juga

RBC Capital Markets menurunkan peringkat Legal & General dari "outperform" menjadi "sector perform" karena pasar transfer risiko pensiun yang mulai kehilangan daya tarik.
RBC Turunkan Peringkat Legal & General (L&G), Pasar Tak Semerekah Dulu
KEREN! Visa Siap Gebrak Pasar Saham 12 Bulan Depan
KEREN! Visa Siap Gebrak Pasar Saham 12 Bulan Depan
LiniEkonomi.com - Pada peringatan ulang tahun ke-46 Pasar Modal Indonesia, Pasar obligasi Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan
Pasar Saham AS Menghijau, Saham Lexeo Therapeutics Anjlok 24 Persen
Indeks Kospi Korsel bertengger di 2.664,27 pada Kamis (22/2/2024), naik 0,41% dipicu saham teknologi pascalebih Nvidia AS. Emiten teknologi & otomotif Korsel menggeliat.
IHSG Naik Tipis di Tengah Pasar Asia Pasifik yang Beragam
Indeks utama bursa saham di Wall Street mencatat rekor tertinggi, sementara saham-saham Asia berfluktuasi pada perdagangan Kamis (28/3/2024). Mari simak perkembangannya.
Hari Ini Bursa Asia Hijau, Efek Wall Street Pecahkan Rekor Baru
LiniEkonomi.com - Mayoritas bursa saham Asia menguat kuat pada penutupan perdagangan Jumat (26/04/2024) sore ini.
IHSG Berpotensi Menguat, Berikut Rekomendasi Saham SMGR, Semen Indonesia