Kemarin Lima Saham Naik 34 Persen, Hang Seng Amblas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,47% di awal pekan, ditopang aksi beli investor menjelang keputusan tingkat suku bunga The Fed.

Kemarin Lima Saham Naik 34 Persen [Ilustrasi/Canva]

LiniEkonomi.com - Kemarin ada lima saham naik sebesar 34 persen, setelah memantau papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

IHSG kemarin atau per Jumat 5 Juli 2024 berada pada level 30,23 poin (0,42 persen) naik ke level 7.251,1 pada penutupan transaksi pertama.

Melihat indeks saham tersebut nyaman pada zona hijau, membuat lima saham berada dalam kotak daftar top gainers, lantaran naik 34 persen.

Lalu apa saham yang berada dalam Top Gainers dan menghasilkan cuan. Kelima saham tersebut menurut sumber yang kami peroleh ialah saham PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA).

SOLA mengalami kenaikan senilai 26,4 persen, dan 18,5 persen saham PT PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY).

Adapun saham PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) merangkak bebas sampai berada pada puncak ARA alias Auto Rejection Atas sebesar 34,2 persen.

Salah satu saham yang masuk dalam Top Gainers yang meraup untung adalah PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) nilanya naik 13,1 persen (%).

Sementara PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) melambung 15,8 persen. Nah, saham PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) terkubur akibat EURO anjlok 9,2 persen (%).

4 Saham Top Loser

Selain lima saham naik atau Top Gainers, ternyata ada empat saham masuk daftar Top Loser. Saham itu adalah PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) dengan nilai 3,8 persen.

Kemudian saham PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) yang nilainya lemah pada angka 6,9 persen. Selanjutnya saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) 6,5 persen.

Kemudian saham PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) turun 6,8 persen termasuk saham PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) berada pada angka 6,9 persen.

Baca Juga: Bursa Saham Asia Menguat Pada Perdagangan Jumat Sore

Sementara pada penutupan harga dagang hari ini, ternyata saham Nikkei (Jepang) terkoreksi kuat pada 0,58 persen (%).

Kemudian Straits Times (Singapura) turun 0,7 persen dan Shanghai (China) terkoreksi 0,93 persen. Adapun Hang Seng (Hong Kong) amblas pada 1,09 persen. [*]

Baca Juga

RBC Capital Markets menurunkan peringkat Legal & General dari "outperform" menjadi "sector perform" karena pasar transfer risiko pensiun yang mulai kehilangan daya tarik.
RBC Turunkan Peringkat Legal & General (L&G), Pasar Tak Semerekah Dulu
KEREN! Visa Siap Gebrak Pasar Saham 12 Bulan Depan
KEREN! Visa Siap Gebrak Pasar Saham 12 Bulan Depan
LiniEkonomi.com - Pada peringatan ulang tahun ke-46 Pasar Modal Indonesia, Pasar obligasi Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan
Pasar Saham AS Menghijau, Saham Lexeo Therapeutics Anjlok 24 Persen
Hidrogen biru dan hijau menawarkan solusi untuk energi bersih di masa depan
Hidrogen Biru dan Hijau: Solusi Masa Depan untuk Energi Bersih?
LiniEkonomi.com, Batam - Telkom Group dan DEKOPIN resmi menjalin kerjasama strategis untuk memperkuat komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekosistem digital di sektor koperasi di Indonesia.
Telkom Group dan DEKOPIN Teken Kolaborasi Digital, Dorong Modernisasi Koperasi di Indonesia
Indeks Kospi Korsel bertengger di 2.664,27 pada Kamis (22/2/2024), naik 0,41% dipicu saham teknologi pascalebih Nvidia AS. Emiten teknologi & otomotif Korsel menggeliat.
IHSG Naik Tipis di Tengah Pasar Asia Pasifik yang Beragam