Ingin Belajar Investasi Saham Reksa Dana? Simak Panduan Lengkap

LiniEkonomi.com - Jadwal libur perdagangan saham BEI selama Ramadan 2024 dan Idulfitri 1445 H telah diumumkan. Lihat jadwal lengkapnya di LiniEkonomi.com.

Investor Tunggu Sinyal The Fed, Bursa Asia Masih Variatif [Canva/LiniEkonomi]

LiniEkonomi.com - Di tengah perkembangan ekonomi digital, investasi saham dan reksa dana semakin diminati masyarakat. Namun, masih banyak yang ragu untuk terjun ke pasar modal karena minimnya pengetahuan.

Merespons hal tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) menghadirkan Sekolah Pasar Modal (SPM) sebagai program edukasi dan sosialisasi yang terbuka untuk umum.

Melalui SPM, masyarakat dapat memperoleh pemahaman menyeluruh tentang dunia investasi, mulai dari instrumen, strategi, hingga pengelolaan aset.

Program ini secara berkala berjalan dalam format tatap muka maupun online oleh BEI.

"Sekolah Pasar Modal merupakan upaya BEI untuk mengedukasi dan menjawab kekhawatiran masyarakat terkait investasi di pasar modal," ungkap perwakilan IDX kepada LiniEkonomi.com, belum lama ini.

Menurutnya, SPM terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, baik karyawan, pengusaha, mahasiswa, maupun ibu rumah tangga yang berminat belajar investasi.

Peserta akan mendapat beragam manfaat, seperti pemahaman valid tentang investasi, update informasi saham dan reksa dana, cara memilih instrumen investasi, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berinvestasi.

Persyaratan umum patut dan harus dari calon peserta SPM, antara lain berusia minimal 17 tahun, memiliki KTP, NPWP (bagi pekerja), rekening tabungan pribadi, serta akses internet dan perangkat digital untuk mengikuti kelas online.

Biaya mengikuti SPM relatif terjangkau, yakni minimal Rp100.000 yang dialokasikan sebagai modal investasi awal dalam bentuk saham.

Peserta akan mendapatkan seminar, pembukaan rekening efek, materi digital, sertifikat, dan kesempatan belajar langsung dari praktisi investasi.

Berikut tahapan pendaftaran SPM BEI:

  1. Kunjungi laman https://sekolahpasarmodal.idx.co.id/pendaftaran/kelas (tatap muka) atau https://sekolahpasarmodal.idx.co.id/pendaftaran/kelas# (online).
  2. Pilih kategori SPM – Saham, SPM – Reksadana, atau SPM Syariah – Saham pada level 1 (pemula) atau 2 (lanjutan).
  3. Pilih jadwal dan lokasi kelas yang tersedia.
  4. Klik "Ya, Saya belum menjadi investor Saham/Reksadana" (level 1) atau link pendaftaran (level 2).
  5. Lengkapi data diri, unggah dokumen persyaratan, dan setujui ketentuan yang berlaku.
  6. Klik "Daftar SPM – Saham/Reksadana" untuk menyelesaikan registrasi.

Baca Juga: Cara Mudah Bayar Belanja Online Melalui AgenBRILink

Dengan mengikuti SPM, masyarakat diharapkan semakin percaya diri dan kompeten dalam berinvestasi di pasar modal.

LiniEkonomi.com adalah portal berita ekonomi dan bisnis terkemuka yang menyajikan analisis mendalam dan update terkini seputar pasar modal, investasi, keuangan, entrepreneur, dan ekonomi makro Indonesia.

Kunjungi kami di www.liniekonomi.com untuk berita terbaru dan terpercaya. [*]

Baca Juga

RBC Capital Markets menurunkan peringkat Legal & General dari "outperform" menjadi "sector perform" karena pasar transfer risiko pensiun yang mulai kehilangan daya tarik.
RBC Turunkan Peringkat Legal & General (L&G), Pasar Tak Semerekah Dulu
KEREN! Visa Siap Gebrak Pasar Saham 12 Bulan Depan
KEREN! Visa Siap Gebrak Pasar Saham 12 Bulan Depan
LiniEkonomi.com - Pada peringatan ulang tahun ke-46 Pasar Modal Indonesia, Pasar obligasi Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan
Pasar Saham AS Menghijau, Saham Lexeo Therapeutics Anjlok 24 Persen
Resorts Milik Putra Bungsu Soeharto Bidik IPO, Cuan Rp 390 Miliar
Resorts Milik Putra Bungsu Soeharto Bidik IPO, Cuan Rp 390 Miliar
Jelajahi dunia mata uang kripto premium, pelajari potensinya, dan pahami risikonya sebelum berinvestasi
Mata Uang Kripto Premium: Investasi Menggiurkan atau Spekulasi Berisiko?
Indeks utama bursa saham di Wall Street mencatat rekor tertinggi, sementara saham-saham Asia berfluktuasi pada perdagangan Kamis (28/3/2024). Mari simak perkembangannya.
Hari Ini Bursa Asia Hijau, Efek Wall Street Pecahkan Rekor Baru