BEI Buka Suspensi Saham Emiten Tambang Emas

Lini Ekonomi RI di Era Politik Tumbuh 5 Persen, Tantangan Depan Mata

BEI membuka kembali suspensi saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) [Canva/Ilustrasi]

LiniEkonomi.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis (3 Maret 2024) memulai suspensi perdagangan saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).

Dalam keterangan resminya, manajemen BEI menyampaikan bahwa suspensi perdagangan saham PSAB di pasar reguler dan pasar tunai telah kembali mereka buka. Mulai perdagangan sesi I tanggal 7 Maret 2024.

Saham PSAB sebelumnya mengalami suspensi pada perdagangan Rabu (6/3). Tindakan suspensi BEI untuk mengendalikan peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

Suspensi perdagangan saham PSAB di pasar reguler dan pasar tunai. Langkah ini untuk memberikan waktu yang cukup bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang keputusan investasi saham PSAB berdasarkan informasi yang tersedia.

Harga saham PSAB mengalami peningkatan signifikan sejak akhir Januari hingga sebelum suspensi.

Pada Selasa (5/3), harga saham PSAB mencapai Rp 190 per saham, menguat sebesar 45% sejak akhir Januari.

Pada kuartal I-2024, kegiatan eksplorasi di Tambang Bakan akan fokus pada pemetaan geologi permukaan di beberapa wilayah, termasuk West Tapagale.

Program pengeboran akan berlangsung di West Tapagale dan Main Ridge untuk mendapatkan tambahan sumber daya.

Pit Tapagale di Tambang Bakan memiliki kandungan emas yang tebal dengan kadar yang tinggi, hampir mencapai 1 gram emas per ton bijih.

Berharap tambang Tagale selesai tahun ini dan akan memberikan kontribusi positif terhadap hasil perusahaan.

Sementara itu, kegiatan eksplorasi di tambang Duap akan baru mulai pada kuartal pertama tahun 2024. Selanjutnya meneruskan kegiatan eksplorasi geometalurgi lanjutan.

Termasuk relogging dan relogging untuk pemutakhiran peta geologi, peta alterasi, model mineralisasi dan sumber daya lapangan.

Baca Juga: Indonesia Alami Tren Positif Perkembangan Sektor Inovasi Teknologi Keuangan dan Aset Kripto

Upaya ini bertujuan meningkatkan akurasi data guna memastikan pencapaian target penambangan dan produksi emas di Tambang Doup sesuai rencana. [*]

Artikel ini mengulas alasan di balik suspensi dan eksplorasi perusahaan.

Tag:

Baca Juga

LiniEkonomi.com - Berikut 10 saham bikin tajir melintir, bahkan akhir pekan ini harganya pun mantul sampai 18 persen.
10 Saham Bikin Tajir Mantul Benar, BBRI Top Gainers
LiniEkonomi.com - Pada peringatan ulang tahun ke-46 Pasar Modal Indonesia, Pasar obligasi Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan
Pasar Modal Indonesia Menyambut Ulang Tahun ke-46, Obligasi dan Sukuk Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Jumat (8/3/2024) dengan peluang menguji level resistance di 7.403, setelah menguat 0,6% pada Kamis kemarin.
IHSG Terpuruk di Zona Merah, Pelaku Pasar Lakukan Aksi Ambil Untung
LiniEkonomi.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Jumat sore, 26 April 2024, ditutup melemah di tengah penguatan mayoritas bursa saham kawasan Asia.
Berikut Ini Rekomendasi Saham di Tengah Badai Volatilitas IHSG
LiniEkonomi.com - Badai volatilitas membuat IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam pada perdagangan, Selasa (16/4/2024).
Volatilitas Memukul IHSG: Ini Faktor Dibalik Anjloknya Indeks Saham Indonesia
Emiten batu bara, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat peningkatan jumlah pemegang saham pada akhir Maret 2024. Jumlah pemegang saham ITMG bertambah menjadi 49.094 pihak per akhir Maret 2024, naik 1.104 dari posisi akhir Februari 2024.
Saham ITMG Makin Diburu, Jumlah Pemegang Saham Terus Bertambah