Tiga Emiten Baru Meriahkan Bursa Efek Indonesia, Termasuk Tommy Soeharto

LiniEkonomi.com - Jadwal libur perdagangan saham BEI selama Ramadan 2024 dan Idulfitri 1445 H telah diumumkan. Lihat jadwal lengkapnya di LiniEkonomi.com.

Investor Tunggu Sinyal The Fed, Bursa Asia Masih Variatif [Canva/LiniEkonomi]

LiniEkonomi.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan tiga wajah baru hari ini Senin (8/7/2024).

Emiten-emiten ini resmi mencatatkan sahamnya melalui proses penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Kehadiran mereka menandai optimisme di tengah kondisi pasar saham yang sedang fluktuatif.

Salah satu pendatang baru yang menarik perhatian adalah PT Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF), perusahaan pengelola lapangan golf milik Tommy Soeharto.

GOLF mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribed sebanyak 27 kali, menunjukkan tingginya minat investor terhadap emiten ini.

GOLF melepas 1.950.000.000 saham dengan harga Rp200 per saham, dan berhasil meraup dana segar sebesar Rp390 miliar.

Dana ini akan digunakan untuk pengembangan usaha, termasuk pembangunan lapangan golf baru dan peningkatan fasilitas di lapangan golf yang sudah ada.

Emiten selanjutnya adalah PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES), yang bergerak di sektor bahan baku.

BLES menawarkan 1.318.979.000 saham dengan harga Rp175-Rp185 per saham, dan berhasil mengantongi dana Rp230,82 miliar-Rp244,01 miliar.

Dana ini akan dialokasikan untuk belanja modal (capex) sebesar Rp100 miliar dan modal kerja sisanya.

Terakhir, PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) yang bergerak di bidang industri makanan dan olahan, turut meramaikan bursa dengan IPO-nya.

ISEA menawarkan 290 juta saham dengan harga Rp250 per saham, dan berhasil meraih dana segar Rp72,50 miliar.

Dana ini akan digunakan sepenuhnya untuk modal kerja, termasuk pembelian bahan baku, biaya penjualan dan pemasaran, perawatan dan utilitas, dan keperluan kantor.

Kehadiran tiga emiten baru ini diharapkan dapat menambah variasi dan kedalaman pasar modal Indonesia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, IPO ini juga menjadi bukti kepercayaan investor terhadap prospek bisnis di Indonesia.

Baca Juga: Rekomendasi Saham 8 Juli 2024: Manfaatkan Momen Naik IHSG

Berikut Poin Penting IPO Tiga Emiten

  1. PT Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF)

Oversubscribed 27 kali
Harga IPO: Rp200 per saham
Dana IPO: Rp390 miliar

Pengembangan usaha, termasuk pembangunan lapangan golf baru dan peningkatan fasilitas

  1. PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES)

Harga IPO: Rp175-Rp185 per saham
Dana IPO: Rp230,82 miliar-Rp244,01 miliar
Penggunaan dana: Capex Rp100 miliar dan modal kerja

  1. PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA)

Harga IPO: Rp250 per saham
Dana IPO: Rp72,50 miliar

Baca Juga: IHSG Turun Awal Pekan, Saham Energi dan Infrastruktur Terkoreksi

Modal kerja, termasuk pembelian bahan baku, biaya penjualan dan pemasaran, perawatan dan utilitas, dan keperluan kantor IPO.

Ketiga emiten ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan ekonomi nasional dan menunjukkan optimisme investor terhadap prospek bisnis di Indonesia. [*]

Baca Juga

RBC Capital Markets menurunkan peringkat Legal & General dari "outperform" menjadi "sector perform" karena pasar transfer risiko pensiun yang mulai kehilangan daya tarik.
RBC Turunkan Peringkat Legal & General (L&G), Pasar Tak Semerekah Dulu
KEREN! Visa Siap Gebrak Pasar Saham 12 Bulan Depan
KEREN! Visa Siap Gebrak Pasar Saham 12 Bulan Depan
LiniEkonomi.com - Pada peringatan ulang tahun ke-46 Pasar Modal Indonesia, Pasar obligasi Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan
Pasar Saham AS Menghijau, Saham Lexeo Therapeutics Anjlok 24 Persen
LiniEkonomi.com, Pakistan - Kekayaan intelektual (KI) menjadi sorotan utama dalam pertemuan antara Ketua IPO-Pakistan Farukh Amil dan Duta Besar (purn) Qazi M Khalilullah, Direktur Eksekutif Pusat Studi Strategis Internasional Sindh (CISSS).
Kekayaan Intelektual: Kunci Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Nasional
Resorts Milik Putra Bungsu Soeharto Bidik IPO, Cuan Rp 390 Miliar
Resorts Milik Putra Bungsu Soeharto Bidik IPO, Cuan Rp 390 Miliar
Ancaman Baru di Amazon: Dua Virus yang Dibawa Nyamuk Ditemukan Beredar Bersamaan
WASPADA! Dua Virus Asal Nyamuk Sudah Beredar di Amazon