BEI Amati Pergerakan 4 Saham Emiten Ini

Bursa Efek Indonesia amati ketat pergerakan luar biasa pada 4 emiten

Bursa Efek Indonesia amati ketat pergerakan luar biasa pada 4 emiten. [Ilustrasi/Canva/LiniEKonomi]

LiniEkonomi.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) amati ketat pergerakan saham luar biasa pada 4 emiten, yakni PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY), PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH), PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI), dan PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY), pada Senin (27/02).

Menurut RTI Business, RICY yang bergerak di produksi tekstil anjlok 1,96 persen dalam sepekan. Saat ini RICY mereka dagagangkan 100 per saham. Sementara itu, WGSH di perdagangan IT melemah signifikan 47,84 persen dalam sepekan, menyentuh 61 per saham.

Di sisi lain, KICI yang memproduksi peralatan rumah tangga melambung 59,81 persen ke 171 per saham dalam sepekan. Demikian pula CLAY di bidang properti dan perhotelan naik 12,24 persen ke 220 per saham dalam sepekan, bahkan melesat 155,81 persen dalam sebulan.

Terkait aktivitas pasar tak lazim pada 4 emiten itu, BEI saat ini cermati perkembangan pola transaksinya. Pengumuman tersebut bukan berarti ada pelanggaran aturan Pasar Modal, tutur BEI, Rabu (28/2/2024).

Saran Buat Investor

Pertama, perhatikan tanggapan emiten atas permintaan konfirmasi BEI.

Kedua, kaji kinerja dan keterbukaan informasi emiten.

Ketiga, teliti kembali rencana aksi korporasi emiten yang belum disahkan RUPS. Keempat, pertimbangkan risiko sebelum ambil keputusan berinvestasi.

Baca Juga: Unusual Market Activity: BEI Pantau Pergerakan Saham Ini

Informasi terkait seluruh emiten tersedia di situs resmi BEI. [*]

Baca Juga

RBC Capital Markets menurunkan peringkat Legal & General dari "outperform" menjadi "sector perform" karena pasar transfer risiko pensiun yang mulai kehilangan daya tarik.
RBC Turunkan Peringkat Legal & General (L&G), Pasar Tak Semerekah Dulu
KEREN! Visa Siap Gebrak Pasar Saham 12 Bulan Depan
KEREN! Visa Siap Gebrak Pasar Saham 12 Bulan Depan
Saham Eropa melemah di tengah sentimen negatif, sementara Wall Street mencatat rekor baru. Simak dinamika pasar global terkini dan dampaknya terhadap berbagai sektor industri.
Saham Eropa Melemah, Wall Street Positif: Dinamika Pasar Global
LiniEkonomi.com - Pada peringatan ulang tahun ke-46 Pasar Modal Indonesia, Pasar obligasi Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan
Pasar Saham AS Menghijau, Saham Lexeo Therapeutics Anjlok 24 Persen
Resorts Milik Putra Bungsu Soeharto Bidik IPO, Cuan Rp 390 Miliar
Resorts Milik Putra Bungsu Soeharto Bidik IPO, Cuan Rp 390 Miliar
Indeks Kospi Korsel bertengger di 2.664,27 pada Kamis (22/2/2024), naik 0,41% dipicu saham teknologi pascalebih Nvidia AS. Emiten teknologi & otomotif Korsel menggeliat.
IHSG Naik Tipis di Tengah Pasar Asia Pasifik yang Beragam