5 Langkah Cerdas Memulai Investasi Properti bagi Pemula

Aktivitas warga dan anak-anak dilokasi rumah bersubsidi pemerintah yang baru selesai dibangun dan disalurkan oleh Bank BTN di kompleks Perumahan Mutiara Puri Harmoni, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (18/2/2024). Bank BTN sebagai bank perumahan yang sebagian besar membiayai rumah subsidi, berpeluang besar untuk menggarap pasar potensial properti syariah. Tahun 2023 lalu, KPR Subsidi Bank BTN mengalami kenaikan 10,9% menjadi Rp161,74 triliun dari perolehan tahun lalu yang sebesar Rp145,86 triliun. Sedangkan untuk KPR Non Subsidi juga mengalami pertumbuhan sebesar 9,5% dari Rp87,82 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp96,17 triliun pada tahun 2023. (Wawan Kurniawan)

Ilustrasi: aktivitas warga dan anak-anak dilokasi rumah bersubsidi pemerintah yang baru selesai dibangun dan disalurkan oleh Bank BTN di kompleks Perumahan Mutiara Puri Harmoni, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (18/2/2024). [Wawan Kurniawan/LiniEkonomi]

LiniEkonomi.com - Simak 5 langkah cerdas berinvestasi properti bagi pemula, dari pilih pengembang terpercaya hingga perhatikan fasilitas sekitar.

Investasi properti kini makin banyak penggemarnya sebagai pilihan mengembangkan portofolio. Apalagi di tengah potensi keuntungan jangka panjangnya.

Namun, investasi properti juga butuh pemahaman mendalam agar berjalan sukses.

Berikut 5 langkah cerdas memulai investasi properti bagi pemula:

  1. Pilih Pengembang Properti Terpercaya

Sebelum beli properti, cek latar belakang pengembangnya. Pastikan memiliki reputasi baik dan legalitas lengkap.Ini menghindari potensi penipuan yang merugikan.

  1. Pertimbangkan Lokasi Strategis

Pilihlah lokasi properti yang akses transportasi mudah dan potensi pertumbuhan tinggi. Hal ini bisa menaikkan nilai properti dan minat penyewa atau pembeli.

  1. Siapkan Anggaran

Kalkulasi seluruh biaya investasi properti, termasuk biaya tambahan seperti notaris dan pajak. Pastikan anggaran cukup sebelum memutuskan investasi.

  1. Teliti Harga Pasar

Lakukan riset harga properti di lokasi yang dituju.Ini memberi pemahaman lebih baik soal harga pasar dan prospek nilai jual di masa depan.

  1. Perhatikan Fasilitas Sekitar

Pertimbangkan ketersediaan fasilitas, seperti pusat perbelanjaan dan transportasi umum,di sekitar properti. Hal ini bisa meningkatkan daya tarik properti.

Demikian lima langkah cerdas memulai investasi properti bagi pemula. Pertimbangkan semua faktor dengan cermat agar investasi berjalan sukses. [*]

Baca Juga: Superhero Comin to the City: Jababeka Residence Gandeng Mitsui-Keihan Group

LiniEkonomi.com | situs berita ekonomi dan bisnis digital terkini, menyajikan informasi terbaru seputar perkembangan ekonomi, keuangan, investasi dan bisnis . Lengkap di Google News.

Baca Juga

Liniekonomi.com - Simak dalam artikel berikut ini tentang tips serta penjelasan istilah-istilah properti, apalagi bagi masyarakat awam.
Kamus Properti LiniEkonomi: Istilah, Tips, Properti Lengkap
Jababeka Residence luncurkan klaster Ibuki di Paradiso Golf Villas. Gandeng 1.500 agen properti, targetkan penjualan melesat di 2024.
Properti: Bangun Rumah Impian, Lalamove-BJ Home Jawabannya
Menatap target Indonesia maju pada 2045, pakar properti dan perkotaan Soelaeman Soemawinata menyoroti pentingnya mengoptimalkan "economic engine" atau mesin pertumbuhan ekonomi.
Soelaeman Bongkar Rahasia Menuju Indonesia Maju 2045
Properti diprediksi tumbuh di 2024 pascapemilu, didorong antara lain oleh pembangunan IKN dan pergeseran preferensi konsumen akibat gaya hidup baru.
Damai Putra Group Perkuat Kemitraan dengan Agen Properti
LiniEkonomi.com - Sebagai pionir dalam memberikan kemudahan akses perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Bank BTN telah sukses menjalankan perannya dengan mengalokasikan pembiayaan perumahan yang signifikan kepada segmen ini.
Syarat Tata Cara Dapatkan Rumah Subsidi Pemerintah 2024
Agung Sedayu Group berhasil mencatat transaksi sebesar Rp1,8 triliun dalam pameran ASG EXPO 2024 yang berlangsung di PIK2, Jakarta pada 22 Februari-3 Maret 2024.
ASG EXPO 2024: Agung Sedayu Group Raup Transaksi Rp1,8 Triliun