Uji Pengetahuanmu tentang OJK: Kuis dan Jawaban

OJK Papua mengedukasi 120 penyandang disabilitas terkait inklusi keuangan pada Rabu (22/2). Mereka diberi pemahaman soal produk dan layanan perbankan.

Uji Pengetahuanmu tentang OJK: Kuis dan Jawaban [Ilustrasi/Bisniscom]

LiniEkonomi.com - Berikut ini adalah artikel baru yang mengulas contoh soal untuk menguji pengetahuanmu tentang OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Mulai dari peran peran dan fungsi OJK dalam mengawasi lembaga keuangan dan kegiatannya. SImak Kuis dan Jawaban berikut ini.

  1. Siapakah OJK?

OJK adalah singkatan dari Otoritas Jasa Keuangan, sebuah lembaga independen yang bertugas mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan di Indonesia.

  1. Apa peran utama OJK?

OJK memiliki tiga peran utama:

Mengatur: Menetapkan peraturan dan kebijakan untuk memastikan kelancaran dan stabilitas sektor jasa keuangan.

Mengawasi: Beberapa bentuk pengawasan yang dilakukan antara lain pemeriksaan berkala, pemantauan laporan keuangan, evaluasi tata kelola perusahaan. Serta pemantauan kepatuhan terhadap ketentuan perlindungan konsumen.

Melindungi: Memberikan perlindungan kepada konsumen dan masyarakat dari praktik-praktik yang tidak adil dan merugikan dalam sektor jasa keuangan.

  1. Apa yang dimaksud dengan Lembaga Keuangan Mikro (LKM)?

LKM hadir sebagai mitra keuangan yang menjembatani kebutuhan modal dan pendanaan bagi para pengusaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah (UMKM).

  1. Apa tugas OJK terkait dengan LKM?

OJK bertugas untuk:

Mengatur dan mengawasi kegiatan LKM agar sesuai dengan prinsip-prinsip keuangan yang sehat.
Memastikan perlindungan terhadap nasabah LKM.

Mendorong pengembangan LKM agar dapat melayani masyarakat dengan lebih baik.

  1. Apa yang dimaksud dengan Lembaga Pemeringkat Efek?

Lembaga Pemeringkat Efek berperan vital dalam memberikan penilaian objektif terhadap kualitas dan risiko dari instrumen efek yang diterbitkan oleh perusahaan maupun entitas lainnya.

Lembaga ini melakukan analisis mendalam untuk mengevaluasi kelayakan dan tingkat risiko terkait efek tersebut.

  1. Apa yang dimaksud dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)?

LPS adalah lembaga yang menjamin simpanan nasabah di bank-bank yang terdaftar. Jika bank mengalami kesulitan keuangan dan tidak mampu membayar simpanan nasabahnya, LPS akan menjamin pembayarannya hingga batas tertentu.

  1. Apa peran OJK terkait dengan LPS?

OJK bertugas untuk:

Memastikan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dapat menjalankan fungsi utamanya sebagai penjamin simpanan nasabah secara efektif.

Memastikan bahwa LPS mampu melindungi kepentingan nasabah penyimpan dana dengan optimal, serta menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan.

  1. Apa persamaan dan perbedaan OJK dan FSA (Financial Services Authority)?

Persamaan:

OJK dan FSA adalah lembaga regulator yang bertugas mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan di negaranya masing-masing.

Kedua lembaga memiliki tujuan untuk menjaga stabilitas dan melindungi konsumen di sektor jasa keuangan.
Perbedaan:

OJK adalah lembaga regulator di Indonesia, sedangkan FSA adalah lembaga regulator di Inggris.

OJK memiliki kewenangan yang lebih luas dibandingkan FSA, termasuk dalam hal pengaturan dan pengawasan pasar modal.

  1. Apa yang dimaksud dengan Corporate Governance?

Corporate Governance berfungsi untuk mengatur dan mengawasi pengelolaan perusahaan secara menyeluruh.

Corporate Governance mencakup proses pengambilan keputusan, pengelolaan risiko, serta hubungan antara pemegang saham, dewan direksi, dan jajaran manajemen perusahaan.

Keberadaan Corporate Governance memastikan terwujudnya praktik bisnis yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab dalam pengurusan sebuah perusahaan.

  1. Apa peran OJK dalam pengawasan Corporate Governance?

OJK bertugas untuk:

Menetapkan peraturan dan kebijakan tentang Corporate Governance.

Melakukan pengawasan terhadap penerapan Corporate Governance di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sektor jasa keuangan.

Meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang Corporate Governance kepada perusahaan dan masyarakat.

  1. Apa tujuan dibentuknya OJK?

OJK dibentuk dengan tujuan untuk:

Salah satu tujuan utama yang ingin dicapai adalah terciptanya sistem keuangan yang bergerak maju secara berkelanjutan dan kokoh.

Pertumbuhan sektor keuangan harus senantiasa dijamin kesinambungannya dengan fondasi yang kuat dan stabil. Agar terbentuk ekosistem keuangan yang sehat, tangguh, dan mampu menopang perekonomian secara berkelanjutan.

Melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan.

Baca Juga

Rupiah Tertekan Inflasi dan Tenaga Kerja AS, Peluang The Fed Tahan Suku Bunga
Rupiah Tertekan Inflasi dan Tenaga Kerja AS, Peluang The Fed Tahan Suku Bunga
Investor sedang memata-matai pergerakan The Fed, bertindak awal memangkas suku buga sebelum Bank Sentra Eropa
Investor Mata-Matai Pergerakan The Fed Sebelum Bank Sentral Eropa Bertindak
LiniEkonomi.com - OJK (Otoritas Jasa Keuangan) jangkau lebih dari tiga juta orang, saat kampanye Keuangan Syariah, dua hari lalu.
OJK Kampanye Keuangan Syariah, Disambut Pantun Netizen
LiniEkonomi.com - Belum lama ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan POJK (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan) Nomor 4 Tahun 2024.
Ubah Kepemilikan Saham, OJK Terbitkan PJOK 2024 Terbaru: Apa Fungsi dan Tujuan?
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berhasil menyelematkan 2,23 triliun rupiah dana nasabah. Hal itu kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya.
Keras! Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Selamatkan 2,23 Triliun Dana Nasabah
Sebanyak 9 bank bangkrut di awal 2024, hingga perbankan tersebut menerima sanksi. Awal April 2024 terdapat dua bank alami pencabutan izin usaha
9 Bank Bangkrut di Awal 2024 Bikin Nasabah Galau, Ini Kata LPS