PLN Gandeng BYD Motor Indonesia Pasok 10.000 Mobil Listrik

LiniEkonomi.com - Menuju era kendaraan ramah lingkungan, PLN dan BYD Motor Indonesia teken HoA 10.000 mobil listrik.

BYD Indonesia ajak jurnalis dari berbagai media mencoba kehebatan dan kecanggihan BYD ATTO 3, selama tiga dari Jakarta go to Bandung. [Instagram/byd_indonesia]

LiniEkonomi.com - Menuju era kendaraan ramah lingkungan, PLN dan BYD Motor Indonesia teken HoA 10.000 mobil listrik. Langkah ini untuk mempercepat transisi menuju era kendaraan bertenaga listrik di Tanah Air dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Presiden Direktur BYD Motor Indonesia Eagle Zhao menyampaikan kolaborasi ini memungkinkan pihaknya menghadirkan teknologi ramah lingkungan yang inovatif dan berkualitas tinggi kepada masyarakat Indonesia.

Ia berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi mobilitas berkelanjutan di dalam negeri bersama mitra dealer.

"Kerja sama ini akan terealisasi secara bertahap selama lima tahun, dan mendapat dukungan diler-diler BYD di seluruh Indonesia. Sehingga mempermudah konsumen mendapatkan produk-produk EV," ungkap Eagle Zhao, kutip siara persnya , Kamis (19/4/2024) kemarin.

Dalam hal gaya eksterior, tidak ada EV yang menandingi BYD DOLPHIN. [Instagram/byd_indonesia]
Dalam hal gaya eksterior, tidak ada EV yang menandingi BYD DOLPHIN. [Instagram/byd_indonesia]

Direktur Utama PT Indonesia Comnet Plus (subholding PLN Icon Plus) Ari Rahmat Indra Cahyadi menyatakan kerja sama ini akan membawa manfaat besar bagi perkembangan infrastruktur dan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia yang bersinergi dengan pemerintah Wujudkan Transisi Energi Hijau

Indonesia serta mendukung program pemerintah Green Energy Transition. Baca Juga: Olah Energi Indonesia: Menteri Keuangan Sri Mulyani Ajak Presiden Bank Dunia

Ari yakin kerjasama ini, dengan teknologi dan komitmen BYD pada kendaraan listrik, akan membawa kita ke masa depan energi yang lebih berkelanjutan.

Melalui sinergi bersama PLN Group, BYD optimistis dapat menjangkau konsumen yang lebih luas. Langkah ini sebagai upaya besar dalam mendukung pengembangan kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air. [*]

Baca Juga

LiniEkonomi.com - Sebelum memasuki masa akhir jabatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembuatan pabrik baterai mobil listrik, Karawang, Jawa Barat (Jabar), Rabu (3/7/2024).
Sebelum Habis: Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Baterai Mobil Listrik
Adapun nilai investasi tersebut senilai Rp 160 triliun, berdasarkan laporan Antara baru-baru ini.
Investasi 160 Triliun: Pabrik Baterai Mobil Listrik Asia Terbesar Dibangun di Karawang
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Teluk Bayur memperoleh dukungan penuh untuk mewujudkan Pelabuhan Hijau atau Green Port di Sumatera Barat
PLN Dukung Percepatan Pembangunan Green Port Sumatera Barat
PLN harapkan pemerintah memberikan kebijakan insentif untuk kendaraan Listrik seperti LCGC
PLN harapkan pemerintah memberikan kebijakan insentif untuk kendaraan Listrik seperti LCGC
PLN Raup Pendapatan Rp 212,8 Triliun pada Kuartal ke-3 2021
PLN Raup Pendapatan Rp 212,8 Triliun pada Kuartal ke-3 2021
PLN Operasikan Empat Infrastruktur Kelistrikan Baru untuk Gairahkan Ekonomi Ibu Kota
Empat Infrastruktur Kelistrikan Baru di Ibu Kota Baru Mulai Beroperasi